![]() |
Semoga
rahmat dan kesejahteraan selalu terlimpah atas Nabi Muhammad saw yang hidupnya
penuh dengan ahlak yang mulia dan sifat yang terpuji dan mudah-mudahan
tercurahkan rahmat dan kesejahteraan atas keluarga dan sahabat Beliau saw
sebagai pelita untuk menyiarkan agamanya sehingga mereka sampai ke dinding
Tiongkok, di sebelah timur, di tengah-tengah Eropa, dan di sebelah barat.
Maka oleh karena perjalanan Rasulullah saw adalah sebaik-baiknya
pembersih jiwa yang biasa menurutkan hawa nafsunya, seluas-luasnya lautan ilmu
dan penanam iman yang kuat, pancaran yang begitu indah, sangat kuat kemauannya,
selalu berpegang teguh kepada kebenaran, berhias dengan ahlak yang mulia, agar
kesemuanya itu bisa diteladani dan menjadi penyegar ingatan akan kekasih kita
Rosulluloh Mohammad SAW.
1. Siapa
Rosul Mohammad SAW
-
Beliau saw adalah utusan Allah kepada seluruh manusia, penutup Para
Nabi dan Imam bagi para Rasul
-
Beliau saw membawa agama Islam, agama yang diterima Allah sampai pada
hari kiamat
-
Beliau saw adalah keturunan bangsa Quraisyi dari suku ‘Adnan, suatu
kaum yang mulia di Makkah
-
Nasab Beliau saw bersambung dengan Nabi Ismail bin Ibrahim as
2.
Nasab Rosul Mohammad SAW
-
Ayah Rosulluloah Mohammad SAW
Abdullah bin Abdul muthalib bin Hasyim
bin Abdi Manaaf bin Qushaiy bin Kilaab
-
Ibu Rosulluloah Mohammad SAW
Aminah binti Wahb bin Abdi Manaaf bin
Zuhrah bin Kilaab
-
Nasab ibu dan ayah beliau bertemu di datuk beliau yang kelima yaitu
Kilaab
-
Ayah Nabi saw meninggal dunia ketika nabi saw masih dalam kandungan,
umur ayah beliau 18 tahun dan dimakamkan di Madiinah, tidak meninggalkan harta
sedikitpun untuk nabi saw
3.
Masa Kelahiran dan Penyusuan Rosulluloah Mohammad SAW
-
Rosulluloah Mohammad SAW dilahirkan di Makkah pada hari Senin 12 Rabiul
Awwal tahun Gajah
-
Dinamakan tahun gajah dikarenakan raja Habasyah mengirimkan tentara ke
Makkah dalam tahun kelahiran beliau itu untuk menghancurka Ka’bah dan pada saat
itu banyak sekali gajah. Lalu Allah membinasakan mereka (tentara gajah) sebagai
penghormatan kepada kelahiran Beliau saw
-
Beliau Mohammad SAW pertama kali disusui oleh Tsuwaibah al-Aslamiyah
sesudah disusui oleh ibu beliau Siti Aminah R.A, dimana Tsuwaibah adalah
pelayan paman Nabi saw, Abu Lahab,
-
Kemudian beliau disusui oleh Halimah as-Sa’diyah sampai umur empat
tahun
4.
Wafatnya Ibu Nabi Mohammad SAW dan Masa Pengasuhan
-
Siti Aminah wafat ketika Nabi Mohammad SAW berumur 4 tahun ketika ia
kembali dari Makkah
-
Ibu Beliau SAW pegi ke Madinah untk ziarah kubur di makam suaminya,
bersama ibu beliau, ikut juga kakek beliau Abdul Muthalib {ada riwayat lain:
Ummu Aiman yang ikut bersama ibu nabi dan dialah yang membawa Nabi kembali ke
Makkah}
-
Ibu Nabi saw dikebumikan di Abwaa’ suatu desa diantara Makkah dan
Madinah
-
Kemudian Nabi saw diasuh oleh Ummu Aiman seorang pelayan Ayah beliau
5.
Pendidikan Nabi Mohammad SAW dan Wafatnya Kakek Beliau
-
Yang mendidik Nabi SAW sesudah ibunya wafat ialah kakeknya Abdul
Muthalib, beliau sangat cinta kepada Nabi saw melebihi cintanya kepada
anak-anaknya sendiri
-
Ketika umur nabi 8 tahun kakek Beliau wafat setelah mengasuh nabi
selama dua tahun
-
Sesudah kekek Beliau saw wafat, Beliau saw diasuh oleh pamannya Abu
Thalib {Abu Thalib awalnya miskin lalu allah muliakan dia menjadi banyak rizki
setelah mengasuh Nabi saw}
-
Kehidupan Nabi saw pada waktu diasuh oleh pamannya dikatakan cukup,
dimudahkan oleh Allah segala sesuatunya
6.
Nabi Mohammad SAW Mengembala Kambing & Perjalanan yang Pertama ke
Syam
-
Ketika masa kecilnya suka menggembalakan kambing milik orang-orang
Makkah dengan diberi upah, dengan upah tersebut Beliau SAW bisa membeli makanan
dan lainnya
-
Ketika umur Nabi Mohammad SAW 9 tahun * {ada yang mengatakan 13 tahun} Nabi
saw berlayar ke Syam bersama paman Beliau abu Thalib dengan membawa dagangan, Ketika
sampai di suatu tempat yakni daerah Bushra, bertemu seorang pendeta yagn
bernama Buhaira melihat Nabi Mohammad
SAW, lalu mengabarkan kepada pamannya
bahwa beliau saw akan menjadi nabi yang terakhir, pendeta itu meminta kepada
pamannya untuk membawa pulang Nabi saw karena ditakutkan banyak musuh yang
memata-matai beliau, pendeta itu memaparkan tanda-tanda kenabian Muhammad saw
dari cirri-ciri yang ada di Kitab Injil
7.
Perjalanan Nabi saw yang Kedua ke Syam
-
Ketika berumur 25 tahun Beliau saw kembali berlayar ke Syam dengan
membawa dagangan Siti Khadijah
-
Siti Khadijah adalah seorang perempuan yang mulia, kaya raya dan ia
mengangkat beberapa orang laki-laki
untuk menjalankan dangangannya
-
Siti Khadijah memilih Nabi saw untuk pekerjaan itu dikarenakan ia
pernah mendengar tentang kejujuran Beliau saw dan ahlak Beliau saw yang sangat
mulia
-
Pelayan Beliau yang bernama Maisaroh ikut bersama Nabi saw untuk
berjualan di sana, dan ketika pulang mereka membawa keuntungan yang melimpah *
{ada yang mengatakan: Pendeta Nasthura melihat Nabi saw dalam Perjalanan ini,
sehingga dia tahu Beliaulah saw Nabi yang dinanti-nantikan}

0 Response to "Sejarah Rosul Mohammad SAW"
Post a Comment